Cara Menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) Sesuai Kurikulum Merdeka
Panduan lengkap menyusun Tujuan Pembelajaran yang SMART dari Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka.
Apa itu Tujuan Pembelajaran (TP)?
Tujuan Pembelajaran (TP) adalah kompetensi yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. TP merupakan penjabaran dari Capaian Pembelajaran (CP) yang lebih operasional dan terukur. Dengan SahabatAjar, Anda bisa menyusun TP secara otomatis dan terintegrasi dengan modul ajar.
Hubungan CP, TP, dan ATP
Pahami hierarki perencanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka:
| Dokumen | Cakupan | Dibuat oleh |
|---|---|---|
| Capaian Pembelajaran (CP) | Satu fase (2 tahun) | Kemendikbud |
| Tujuan Pembelajaran (TP) | Satu unit/topik (beberapa pertemuan) | Guru |
| Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) | Satu tahun ajaran | Guru |
| Modul Ajar | Satu atau beberapa pertemuan | Guru |
Alurnya: CP diturunkan menjadi beberapa TP ā TP-TP tersebut disusun urutannya menjadi ATP ā setiap TP kemudian dikembangkan menjadi Modul Ajar yang berisi detail kegiatan pembelajaran.
Prinsip Menyusun Tujuan Pembelajaran
1. Mengacu pada CP
TP harus diturunkan dari Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud. Tidak boleh keluar dari esensi CP.
2. SMART
Tujuan pembelajaran yang baik memenuhi kriteria SMART:
| Kriteria | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Specific | Jelas dan spesifik | "membandingkan pecahan" bukan "memahami pecahan" |
| Measurable | Dapat diukur | Ada indikator pencapaian yang jelas |
| Achievable | Dapat dicapai | Sesuai kemampuan dan perkembangan siswa |
| Relevant | Relevan dengan kebutuhan | Berkaitan dengan kehidupan nyata |
| Time-bound | Ada batasan waktu | Dalam 2 x 35 menit |
3. Bertahap
Susun TP dari yang sederhana ke kompleks, dari konkret ke abstrak.
4. Holistik
Mencakup dimensi:
- Pengetahuan (knowledge)
- Keterampilan (skill)
- Sikap (attitude)
Langkah-Langkah Menyusun Tujuan Pembelajaran
Langkah 1: Pahami Capaian Pembelajaran
Baca dan pahami CP untuk mata pelajaran dan fase Anda. Identifikasi kata-kata kunci dalam CP.
Contoh CP Matematika Fase B:
"Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan dan menggunakan berbagai strategi untuk membandingkan dua pecahan."
Kata kunci:
- pemahaman pecahan
- bagian dari keseluruhan
- strategi membandingkan
- dua pecahan
Langkah 2: Identifikasi Dimensi Pembelajaran
Tentukan dimensi mana yang menjadi fokus:
- Pengetahuan: Memahami, mengidentifikasi, menjelaskan
- Keterampilan: Mempraktikkan, membuat, mengoperasikan
- Sikap: Menunjukkan, menghargai, menerapkan
Langkah 3: Gunakan Kata Kerja Operasional
Pilih kata kerja yang dapat diobservasi dan diukur:
Level Taksonomi Bloom:
| Level | Kata Kerja |
|---|---|
| Mengingat | menyebutkan, mengidentifikasi, menuliskan |
| Memahami | menjelaskan, mengklasifikasikan, membedakan |
| Mengaplikasikan | menghitung, menggunakan, menyelesaikan |
| Menganalisis | menganalisis, membandingkan, menghubungkan |
| Mengevaluasi | menilai, mengkritik, menyimpulkan |
| Mencipta | merancang, menghasilkan, mengembangkan |
Langkah 4: Tulis Tujuan Pembelajaran
Format penulisan TP:
**[Subjek/Peserta didik] + [Kata kerja operasional] + [Objek] + [Kondisi/Konteks]**
Contoh:
- ā "Siswa memahami pecahan" (tidak terukur)
- ā "Peserta didik dapat membandingkan dua pecahan berpenyebut sama menggunakan gambar benda konkret"
Langkah 5: Urutkan dalam Alur
Susun TP dalam urutan logis menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Contoh Tujuan Pembelajaran per Mata Pelajaran
Matematika SD (Fase B)
CP: Memahami konsep pecahan sederhana
TP yang dihasilkan:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi pecahan sebagai bagian dari keseluruhan menggunakan benda konkret
- Peserta didik dapat menyebutkan pembilang dan penyebut dari suatu pecahan
- Peserta didik dapat membandingkan dua pecahan berpenyebut sama
- Peserta didik dapat mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar
Bahasa Indonesia SMP (Fase D)
CP: Menulis berbagai jenis teks
TP yang dihasilkan:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks deskripsi
- Peserta didik dapat menganalisis ciri kebahasaan teks deskripsi
- Peserta didik dapat menyusun kerangka teks deskripsi
- Peserta didik dapat menulis teks deskripsi dengan struktur yang benar
IPA SMA (Fase E)
CP: Memahami konsep gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan
*"Peserta didik mampu mendeskripsikan gerak suatu benda, memahami konsep kecepatan, dan menerapkan persamaan gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) untuk memecahkan masalah kontekstual."*
TP yang dihasilkan:
- Peserta didik dapat membedakan jarak dan perpindahan menggunakan contoh konkret
- Peserta didik dapat menghitung kecepatan rata-rata suatu benda dengan rumus yang tepat
- Peserta didik dapat menganalisis grafik posisi-waktu dan kecepatan-waktu pada GLB
- Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual terkait gerak lurus menggunakan persamaan GLB dan GLBB
Kesalahan Umum dalam Menyusun TP
ā Terlalu Umum
"Siswa memahami materi dengan baik" ā ā "Siswa dapat menjelaskan 3 perbedaan pantun dan syair"
ā Tidak Terukur
"Siswa menghargai lingkungan" ā ā "Siswa dapat menyebutkan 5 cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah"
ā Tidak Sesuai Level
TP untuk kelas 1 SD terlalu kompleks ā ā Sesuaikan dengan fase perkembangan siswa
ā Tidak Kontekstual
Tidak ada hubungan dengan kehidupan nyata ā ā Kaitkan dengan pengalaman dan konteks siswa
Uji Pemahaman: Coba Sendiri!
Sekarang giliran Anda. Turunkan TP dari CP Bahasa Indonesia berikut:
**CP Bahasa Indonesia Fase D (SMP):** *"Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, atau pesan dalam bentuk monolog, prosedur, deskripsi, narasi, rekon, eksplanasi, laporan, dan prosedur secara lisan dengan memperhatikan konteks dan norma budaya."*
Langkah:
- Identifikasi kata kunci dari CP di atas
- Pilih satu jenis teks yang akan difokuskan
- Tulis 3-4 TP menggunakan format: Peserta didik dapat + kata kerja operasional + objek + konteks
Bandingkan hasil Anda dengan contoh template di artikel modul ajar Bahasa Indonesia SMP.
Buat Tujuan Pembelajaran Otomatis dengan SahabatAjar
Menyusun TP dari CP bisa memakan waktu lama. Dengan SahabatAjar, proses ini menjadi:
- ā” Cepat: Dalam hitungan menit
- ā Akurat: Sesuai dengan CP terbaru
- šÆ Terukur: Format SMART otomatis
- š Lengkap: Mencakup semua dimensi
Artikel Terkait
- Cara Membuat Modul Ajar Kurikulum Merdeka SD Lengkap
- Contoh ATP Matematika Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka
- Panduan Profil Pelajar Pancasila untuk Guru
Kesimpulan
Menyusun TP yang efektif bukan soal hafal format ā melainkan soal memahami apa yang benar-benar ingin Anda capai bersama siswa. Gunakan kriteria SMART sebagai kompas, Taksonomi Bloom sebagai peta kata kerja, dan selalu mulai dari CP sebagai titik acuan.
Semakin sering Anda berlatih menurunkan TP dari CP, semakin cepat proses ini terasa alami. Dan jika Anda ingin memangkas waktu tanpa kehilangan kualitas, SahabatAjar siap membantu mengotomatiskan proses ini.
Hemat Waktu dengan SahabatAjar
Buat modul ajar, ATP, dan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka dalam hitungan menit.
Coba Gratis Sekarang